Langsung ke konten
Balik

MiMo vs DeepSeek: Berapa Biaya Token AI Sebenarnya

ENRead English version

Sejak Xiaomi memperkenalkan paket langganan MiMo dengan harga sekitar US$6 per bulan, banyak pengguna AI langsung tertarik karena paket tersebut menawarkan 4,1 miliar kredit setiap bulan. Angka itu terdengar sangat besar, bahkan sekilas terlihat jauh lebih menarik dibanding berbagai layanan AI lainnya.

Namun ada satu hal yang sering terlewat: kredit bukan token.

Banyak orang melihat angka 4,1 miliar dan langsung membandingkannya dengan jumlah token yang ditawarkan model lain. Padahal kredit hanyalah satuan internal yang digunakan Xiaomi untuk menghitung konsumsi model AI mereka. Untuk mengetahui apakah paket tersebut benar-benar murah atau tidak, kredit harus dikonversi terlebih dahulu menjadi biaya per token yang sesungguhnya.

Perhitungan Biaya Nyata

Dengan kurs sekitar Rp17.500 per dolar, biaya langganan MiMo menjadi sekitar Rp105.000 per bulan.

Platform Xiaomi MiMo - Tarif Kredit

Untuk model MiMo V2.5, tarif penggunaan kreditnya adalah sebagai berikut:

Agar perhitungannya sederhana dan konservatif, kita gunakan skenario termahal, yaitu seluruh penggunaan dianggap sebagai cache miss.

Jika paket memberikan 4,1 miliar kredit setiap bulan, maka:

4.100.000.000 ÷ 100 = 41.000.000 token

Artinya paket Rp105.000 tersebut setara dengan sekitar 41 juta input token.

Biaya per juta tokennya menjadi:

Rp105.000 ÷ 41 = Rp2.561 per 1 juta token

Untuk output:

4.100.000.000 ÷ 200 = 20.500.000 token

Rp105.000 ÷ 20,5 = Rp5.122 per 1 juta output token

Perbandingan dengan DeepSeek

Sekarang mari bandingkan dengan DeepSeek.

Platform DeepSeek - Tarif API

Dengan tarif sekitar US$0,435 per 1 juta token, maka dengan kurs Rp17.500 biaya DeepSeek menjadi:

0,435 × Rp17.500 = Rp7.613 per 1 juta token

Jika dibandingkan secara langsung:

MiMo V2.5: Rp2.561 per 1 juta token DeepSeek: Rp7.613 per 1 juta token

Selisihnya:

Rp7.613 - Rp2.561 = Rp5.052 lebih murah

Dalam persentase:

(Rp5.052 ÷ Rp7.613) × 100% = 66,4% lebih hemat

Atau jika dibalik:

Rp7.613 ÷ Rp2.561 = 2,97 kali lebih murah

Artinya dengan uang yang sama, MiMo V2.5 mampu memberikan hampir tiga kali lebih banyak token dibanding DeepSeek.

Bagaimana dengan MiMo V2.5 Pro?

Lalu bagaimana dengan MiMo V2.5 Pro?

Tarif kreditnya lebih tinggi:

Perhitungannya:

4.100.000.000 ÷ 300 = 13.666.666 token

Biaya per juta token:

Rp105.000 ÷ 13,66 = Rp7.686 per 1 juta token

Jika dibandingkan:

MiMo V2.5: Rp2.561 per 1 juta token DeepSeek: Rp7.613 per 1 juta token MiMo V2.5 Pro: Rp7.686 per 1 juta token

Selisih antara DeepSeek dan MiMo V2.5 Pro hanya:

Rp7.686 - Rp7.613 = Rp73

Atau sekitar:

(Rp73 ÷ Rp7.613) × 100% = 0,96% lebih mahal

Dalam praktiknya, selisih tersebut hampir tidak berarti. Dengan kata lain, biaya penggunaan MiMo V2.5 Pro dan DeepSeek berada pada level yang hampir sama.

Kesimpulan

Dari sisi ekonomi, hasilnya cukup jelas. Jika tujuan utama adalah mendapatkan jumlah token sebanyak mungkin dengan biaya serendah mungkin, maka MiMo V2.5 adalah pilihan yang paling menarik. Dengan biaya sekitar Rp2.561 per juta token, model ini menawarkan penghematan sekitar Rp5.052 per juta token dibanding DeepSeek, atau sekitar 66% lebih hemat.

Sementara itu, MiMo V2.5 Pro berada di kelas yang berbeda. Biayanya hampir identik dengan DeepSeek, sehingga keputusan memilih salah satunya lebih bergantung pada kualitas model, kemampuan coding, reasoning, atau preferensi pengguna daripada faktor harga.

Yang menarik, seluruh perhitungan di atas menggunakan asumsi yang cukup konservatif. Dalam penggunaan nyata, terutama pada OpenClaw, OpenCode, KiloCode, maupun berbagai AI coding assistant lainnya, sebagian besar konteks sering kali berasal dari cache. Karena biaya cache hit MiMo sangat rendah, biaya penggunaan riil bisa menjadi lebih murah lagi dibanding angka yang muncul dalam simulasi ini.

Kesimpulannya sederhana: jangan terkecoh oleh angka miliaran kredit. Kredit bukan token. Namun setelah dihitung secara nyata, MiMo V2.5 memang menawarkan nilai yang sangat agresif dari sisi harga. Untuk pengguna yang fokus pada coding, agent workflow, analisis dokumen, atau penggunaan AI dalam jumlah besar setiap hari, MiMo V2.5 saat ini mampu memberikan hampir tiga kali lebih banyak token dibanding DeepSeek dengan biaya yang sama.


Bagikan tulisan ini:

Selanjutnya
Vector di Meja Kerja: Asisten AI Pribadi untuk Produktivitas